E-LABS GUGAH SEMANGAT MAHASISWA PLANOLOGI BERWIRAUSAHA

ImageSurabaya – Rabu, 21 Maret 2013 merupakan pelaksaan Entrepeneurship Labs atau E-Labs. E-Labs diadakan di Gedung Prodi Perencaan Wilayah dan Kota Ruang 205. E-labs adalah salah satu program kerja dari Departemen Kewirausahaan (KWU) yang mendatangkan pembicara Jenu Widjaja Tandjung, President of Indonesia Marketing Association (IMA) Jawa Timur. Tak hanya itu, E-Labs juga mengundang Ryan Kurniawan, pemilik Bunarendang.

Tema yang diusung adalah “Little Formula to Plan Big Future” yang bertujuan untuk memberikan motivasi dan wawasan mengenai wirausaha bagi mahasiswa. Seminar E-Labs dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia yaitu Andita Rizki Rahayu (PL-10). Sambutan Ketua Panitia dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Himpunan Mahasiswa Planologi (HMPL), Erizal Novananda (PL-09).

Acara dilanjutkan dengan profil dari Ryan Kurniawan, selaku pemilik Bunarendang. Mas Ryan berbagi pengalamannya mengenai wirausaha. “Tidak semua orang bisa wirausaha, yang penting adalah kemauan dan memiliki mental yang kuat untuk berwirausaha”, ucap Mas Ryan. Selain itu juga terjadi diskusi yang menarik, salah satunya adalah pertanyaan yang dilontarkan oleh M. Hidayat Isa (PL-09) mengenai modal awal wirausaha untuk mahasiswa. Menurut Mas Ryan, sebaiknya modal awal berasal dari diri sendiri yaitu dari hasil menabung uang saku atau paling mudah menggadaikan barang. Selain itu pertanyaan menarik lainnya adalah mengenai langkah awal untuk berbisnis yang dilontarkan oleh Una Dika (PL-09). “Yang pertama adalah cari partner yang benar-benar ingin berbisnis. Jangan teman dekat soalnya nanti kalau ada berbeda pendapat jadinya gak tegaan. Kalu baru awal jangan berharap untung dulu, mending disimpan untuk pengembangan bisnis ke depan.”

Agenda selanjutnya adalah materi oleh Jenu Widjaja Tandjung tentang Entrepreneurship Selling. Pak Jenu merupakan salah satu pengajar di Fakultas Entrepeneur and Humanities Universitas Ciputra. Materi yang diberikan sangat menarik, beliau menjelaskan bahwa entrepeneur atau seorang wirausaha berada di puncak gunung. Diperlukan usaha dan cara yang berbagai macam untuk mencapai puncak gunung tersebut. Begitu juga dengan wirausaha, dia akan melakukan berbagai macam cara agar bisnisnya berhasil. Selain tiu juga terjadi diskusi yang menarik seperti pertanyaan yang diucapkan oleh Dwi Ayu Rahmawati (PL-09), apakah menjadi entrepeneur itu bakat atau bis dilatih. Pak Jenu menjawab bahwa pengusaha bisa dibentuk dan juga bisa dari bakatnya sendiri. Kalau dari bakat biasanya mereka meneruskan usaha orang tuanya, sedangkan pengusaha yang dibentuk adalah pengusaha yang benar-benar ingin berbisnis. Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa saat memulai bisnis, sebaiknya mencari bisnis yang goal-nya berjangka panjang sehingga bisnis tersebut dapat bertahan lama. Beliau juga memberikan tips-tips berbisnis. Sangat disayangkan, diskusi yang seru ini harus diakhiri, acara E-Labs ini diakhiri dengan memberikan plakat kepada Pak Jenu. (mar/nkt)

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s